Posts

Showing posts with the label Sisi lain dunia.

Pemainan Tradisional yang Hampir Punah

Image
Permainan Tradisional Masa kecil yang indah disaat kita bermain bersama teman - teman adalah suatu kenangan yang sulit dilupakan, berbagai jenis permainan tradisional seakan tak pernah menimbulkan rasa bosan meski sering kita mainkan setiap hari. Namun dimasa sekarang, anak - anak kurang tertarik dengan permainan tradisional sebab banyaknya permainan berbasis digital seperti game online dan game di smartphone seakan menenggelamkan permainan tradisional ini. Selain faktor diatas, berkurangnya area terbuka sebagai tempat bermain anak seperti dikota - kota besar yang tergerus oleh pembangunan, juga menjadi penyebab susahnya permainan tradisional di mainkan kembali. Berikut adalah beberapa permainan tradisonal yang terancam punah: 1. Gala Asin atau Galasin Galah Asin atau di daerah lain disebut Galasin atau Gobak Sodor adalah sejenis permainan daerah dari Indonesia. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masin...

Fidget Spinners, Mainan Populer yang Kontroversional

Image
Fidget spinners Akhir - akhir ini muncul sebuah mainan unik bernama fidget spinner. Mainan ini cepat sekalii booming di pasaran karena bentuk yang unik dan mudah dibawa, selain itu cara memainkanya cukup mudah, cukup dengan memutarnya di antara jari kita. Namun beberapa sekolah di Amerika mulai memberlakukan larangan mainan ini didalam kelas, karena dianggap lebih menggangu perhatian siswa di kelas dibandingkan sebagai peningkat konsentrasi. Banyak produsen yang memasarkan produknya dengan mengatakan mainan ini bisa meningkatkan konsentrasi dan kreatifitas bagi pemainnya karena mempengaruhi unsur sensorik saat dimainkan. Mainan ini juga disebut bisa sebagai obat terapi bagi penderita anxiety, autisme, dan ADHD( Attention Deficit Hyperactivity Disorder), yaitu sebuah gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif, serta susah memusatkan perhatian. Kondisi ini dulunya dikenal dengan ADD atau Attention Deficit Disorder. Namun,...

Trik sulap paling berbahaya di dunia, Harry Houdini pun tak mau memainkan.

Image
Harry Houdini Seni pertunjukan yang satu ini memang dianggap sebagai seni ilusi atau trik yang mengecoh logika, karena bisa membuat para penontonnya terheran - heran dengan apa yang di mainkan oleh sang pesulap. Sebenarnya ada banyak jenis dari pertunjukan ini, seperti trik kartu, kecepatan tangan, sampai seni meloloskan diri atau Escapology. Salah satu pesulap yang terkenal didunia di bidang ini adalah Harry Houdini. Sering lolos dari berbagai pertunjukan yang berbahaya tentu dibutuhkan kemampuan dan pesiapan yang matang sebelum pertunjukan dimulai. Tapi ada satu trik yang tidak mau dimainkan olehnya, yaitu trik menangkap peluru. setidaknya sudah ada 12 pesulap yang tewas saat memainkan trik ini. Seberapa berbahayanya kah trik ini? Bukan bagian dari pertunjukan. Pada tanggal 23 Maret 1918, William Ellsworth Campbell Robinson, yang lebih dikenal dengan nama panggungn Chung Ling Soo, menjadi salah satu korban yang cukup dikenal. Menjelang klimaks acaranya di Wood Gree...

Juara bulutangkis atau demi nilai semata

Image
Siapa sih yang tidak bangga ketika memengangkan suatu perlombaan atau kejuaraan? Semua orang, baik yang memang terlahir dengan bakat alami, ataupun yang memang bekerja keras demi menjadi pemenang tentu sangat mengidamkan trofi sebaga bukti autentik dari keberhasilan mereka. Tentu setiap orang harus melalui perjalanan panjang serta pengorbanan demi meraihnya. Sesuai judul diatas, saya ingin mengisahkan suatu kisah ketika saya masih duduk di bangku sekolah dasar. Cerita dimulai dari ketika saya memasuki masa-masa akhir SD, tepatnya akan memasuki masa ujian kelulusan. Saat itu guru olahraga saya tiba-tiba mengatakan tiap siswa diwajibkan memiliki nilai ekstrakulikuler dicabang olahraga apapun sebagai syarat kelulusan. Saat itu semua teman mulai bingung memikirkan bagaimana cara mendapatkan nilai tersebut. Sedangkan dari pihak sekolah saat itu tidak memiliki ekstrakulikuler apapun sebagai kegiatan rutin. Sehingga kami harus mencari tempat pembinaan sendiri-sendiri.  Mu...

Memelihara Burung

Image
Memelihara burung jadi hobi selingan saya saat ini.  Awalnya sih ingin coba ternak kenari sebagai tambahan penghasilan sebagai karyawan. Ya, modal mimpi dan gaji yang sengaja di sisihkan untuk membeli perlengkapan hingga indukan kenari. Modal sepasang kenari Loper... saya coba dengan sangkar gantung biasa, yang jantan saya beli seharga empat ratus ribu, yang betina cuma seratus ribuan, berhasil menghasilkan tiga anak burung yang sehat, dan mampu memompa motivasi saya untuk terjun ke dunia kicauan. Gagal Eksekusi... semangat berapi-api dan faktor percobaan yang sukses itulah yang akhirnya "menekatkan" saya untuk membeli sejumlah sangkar ternak dan khusus membuat rak kayu sebagai tempat ternak. modalnya lumayan juga, perjuangan bermotor ke pusat kota mengunjungi Pasar Burung terbesar di Denpasar, hingga masuk ke pelosok gang mencari alamat peternak lain untuk mendapatkan indukan berkualitas, harus ditutup dengan kegagalan. Cukup memilukan dan menyedihkan...

SIAPA SAYA?

Pertanyaan aneh??? Tidak juga... bagi saya, pertanyaan itu adalah pertanyaan yang harus kita tanyakan pada diri kita sendiri, setipa pagi, dikala kita pertama kali membuka mata. Karena menurut saya kita tidak boleh lupa siapa diri kita, dan apa tujuan kita sebagai manusia. Nama saya I Made Surana Lahir di Denpasar, 7 Oktober 92. terlahir di keluarga yang sederhana, dan di lingkungan keluarga besar. Hobi saya dari kecil adalah sepak bola, lalu lanjut ke futsal saat memasuki sekolah menengah atas.  tapi saya tidak bisa masuk ke akademi bola karena keterbatasan saya yang harus berkacamata. Lahir di Pulau Surga (Bali) mungkin hal yang "wah" bagi sebagian orang, tentu saya bersyukur terlahir disini, budaya, toleransi antar umat, makanan tradisional, sampai objek wisata kelas internasional menjadikan bali sesuatu yang cukup membanggakan bagi saya pribadi. Dan mudah ditebak, saya mengadu nasib disektor pariwisata sebagai sumber penghidupan. Mungk...